oleh

Simulasi Peneliti, Virus Corona Mampu Bunuh 85 Juta Jiwa Dalam Waktu 18 Bulan

INTERNASIONAL – Ilmuan senior di John Hopkins Center for Health Security, Eric Toner memperkirakan virus Corona dapat menyebabkan kematian terhadap 65 juta orang bila mencapai skala pandemi.

Dia mensimulasikan, bila virus tersebut mencapai skala pandemi, hanya butuh waktu sekitar 18 bulan untuk menewaskan puluhan juta orang.

Toner sendiri tidak terkejut saat virus Corona mewabah di Wuhan, China pada awal Januari.

Sebelumnya, virus ini telah berdampak terhadap sekitar 8 ribu orang dan membunuh 774 orang pada awal 2000-an. Menyebabkan sindrom pernapasan akut yang parah di Cina.

Saya sudah lama berpikir bahwa virus yang paling mungkin menyebabkan pandemi baru adalah virus Corona,” kata Toner dilansir dari CNN Indonesia mengutip Bussines Insider, Minggu (26/1/2020).

Wabah di Wuhan memang belum masuk skala pandemi, tapi virus tersebut telah dilaporkan menjangkiti masyarakat di Thailand, Jepang, Korea Selatan, Taiwan, Vietnam, Singapura, Amerika Serikat dan Arab Saudi.

“Kami belum tahu seberapa menularnya. Kami tahu bahwa itu sedang menyebar dari orang ke orang, tetapi kami tidak tahu sampai sejauh mana,” kata Toner.

China sendiri telah menetapkan status darurat terhadap wabah virus Corona. Sementara, WHO dan negara-negara di dunia masih meneliti lebih lanjut penyebaran virus yang disebut-sebut mirip SARS ini.

“Kesan pertama awal adalah bahwa Corona secara signifikan lebih ringan daripada SARS. Jadi itu menenteramkan. Di sisi lain, Corona mungkin lebih mudah ditransmisikan daripada SARS,” ujar Toner.

Kata Toner, langkah mitigasi yang harus dilakukan untuk menghadapi virus Corona adalah dengan menciptakan vaksin. Ilmuwan perlu bergerak cepat membuat vaksin, yang saat ini sedang dikembangkan.

“Jika kita bisa membuatnya sehingga kita bisa memiliki vaksin dalam beberapa bulan, bukan tahun atau dekade, itu akan menjadi pengubah,” tuturnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed